TeknoLyfe.com – JAKARTA – PT Trisula International Tbk (Perseroan dengan kode emiten: TRIS), emiten tekstil dan garmen terkemuka, mencatatkan kinerja keuangan yang impresif sepanjang tahun buku 2025. Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp110,16 miliar, atau melonjak tajam 33% secara tahunan (Year-on-Year/YoY), melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Pertumbuhan laba yang signifikan ini sejalan dengan kenaikan total penjualan yang mencapai Rp1,73 triliun, tumbuh 14% dibandingkan periode tahun sebelumnya. Capaian ini menegaskan ketahanan fundamental TRIS di tengah dinamika industri tekstil nasional.
Pasar Ekspor Jadi Kontributor Utama
Kinerja ekspor menjadi motor penggerak utama bagi pendapatan TRIS. Penjualan ke pasar luar negeri menyumbang 59% dari total pendapatan, atau senilai Rp1,02 triliun (naik 13% YoY). Permintaan kuat dari pasar strategis seperti Australia, Amerika Serikat, dan Jepang terus mendorong ekspansi global Perseroan.
Dari sisi lini bisnis, segmen manufaktur tetap menjadi pilar utama dengan perolehan Rp1,41 triliun, tumbuh 17% YoY. Segmen ini berkontribusi sebesar 66% terhadap total penjualan keseluruhan, menunjukkan efisiensi operasional yang terjaga pada level produksi.
“Kami bangga atas capaian di tahun 2025 yang melampaui target. Ini mencerminkan kemampuan Perseroan untuk terus tumbuh di industri tekstil dan garmen dalam negeri maupun global,” ujar Widjaya Djohan, Presiden Direktur TRIS.
Strategi 2026: Diversifikasi dan Perjanjian Dagang
Untuk menjaga momentum positif, TRIS telah menyiapkan langkah strategis yang berfokus pada penguatan pasar internasional. Beberapa poin kunci meliputi:
- Pemanfaatan Perjanjian Dagang: Memaksimalkan berbagai kerja sama perdagangan bilateral Indonesia untuk membuka akses ke segmen pasar baru.
- Inovasi Produk (Customized Order): Menghadirkan kain dengan fitur khusus yang disesuaikan dengan preferensi pelanggan global.
- Fleksibilitas Produksi: Meningkatkan kecepatan dan fleksibilitas dalam melayani pesanan guna memenangkan persaingan pasar.
Optimisme di Tengah Outlook Industri yang Solid
TRIS melihat prospek industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) di tahun 2026 tetap solid. Katalis positif dari kebijakan pemerintah serta munculnya pesanan baru dari pembeli (buyer) di Amerika Serikat dan Singapura memberikan kepercayaan diri bagi Perseroan untuk terus berekspansi.
“Dengan dukungan katalis positif baik dari dalam negeri maupun global, diiringi strategi inovasi produk, TRIS optimistis terhadap pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan pada tahun ini,” tutup Widjaya. RAP
























