Beranda Lifestyle Bekerja dari Rumah: Menata Ruang dengan Lebih Cermat ala IKEA Indonesia

Bekerja dari Rumah: Menata Ruang dengan Lebih Cermat ala IKEA Indonesia

4
0

TeknoLyfe.com – TANGERANG – Kebijakan Work from Home (WFH) atau pola kerja fleksibel kembali menjadi sorotan setelah diterapkannya aturan kerja fleksibel bagi ASN di tahun 2026. Bagi banyak pekerja, WFH kini bukan lagi sekadar keharusan, melainkan bonus rutin yang membutuhkan adaptasi ruang agar ritme rumah tetap terjaga tanpa mengorbankan produktivitas.

Melina Ardianti Hadiatmodjo, Interior Design Manager IKEA Indonesia, menekankan bahwa tantangan WFH saat ini adalah menyelaraskan pekerjaan dengan dinamika rumah tangga yang hidup. “WFH sekarang lebih tentang menyesuaikan ritme rumah, bukan memaksa rumah mengikuti pola kantor sepenuhnya,” ungkap Melina.

Berikut adalah tujuh langkah sederhana dari IKEA Indonesia untuk membuat sudut kerja di rumah terasa lebih tenang, nyaman, dan tetap fokus.


1. Tentukan Sudut Fokus yang Mendukung

Kamu tidak selalu membutuhkan ruangan khusus. Sudut kecil di ruang keluarga atau area dekat jendela bisa menjadi tempat kerja yang efektif. Kuncinya adalah pencahayaan yang tepat dan kursi yang mendukung. Jika ruang terbatas, pastikan area tersebut mudah dibereskan agar fungsi rumah kembali normal setelah jam kerja berakhir.

2. Buat Batas Visual Antara Kerja dan Santai

Gunakan elemen sederhana seperti karpet kecil, meja lipat, atau sekadar mengubah arah duduk untuk memberi sinyal pada otak bahwa Anda sedang dalam “mode kerja”. Ritual membereskan alat kerja di akhir hari sangat membantu memisahkan waktu profesional dan pribadi.

3. Optimalkan Pencahayaan

Cahaya alami adalah yang terbaik, namun jika sudut rumah Anda redup, tambahkan lampu meja dengan arah cahaya yang bisa diatur. Pencahayaan yang pas akan mengurangi silau pada layar dan membantu mata tidak cepat lelah saat bekerja lama di depan laptop.

4. Atur Posisi Duduk Ergonomis

Nyaman tidak selalu berarti harus kursi kantor mahal. Anda bisa bekerja di sofa atau lesehan dengan meja lipat, asalkan posisi punggung tertopang dengan baik. Gunakan bantal kecil sebagai penopang tambahan atau footrest agar tubuh tetap rileks.

5. Kelola Kebisingan Secara Realistis

Rumah yang hidup pasti memiliki suara latar, mulai dari anak bermain hingga suara kurir paket. Solusi praktis seperti penggunaan tirai tebal atau karpet dapat meredam gema ruangan. Selain itu, headset dengan fitur noise cancelling adalah investasi terbaik untuk rapat online yang tenang.

6. Minimalisir Kekacauan (De-cluttering)

Meja yang rapi membantu fokus mental. Gunakan rak dinding, troli kecil, atau wadah penyimpanan portabel untuk menyimpan alat tulis dan dokumen. Hanya letakkan barang yang benar-benar dibutuhkan di atas meja untuk mengurangi kelelahan visual.

7. Bangun Rutinitas “Sinyal” Kerja

Karena batas waktu WFH sering kabur, buatlah rutinitas kecil sebagai penanda awal dan akhir hari. Misalnya, menata meja selama satu menit sebelum mulai atau membuat kopi favorit. Menghidupkan atau mematikan lampu meja juga bisa menjadi sinyal fisik bahwa waktu kerja telah usai.


Solusi Ruang Kerja untuk Semua Ukuran Rumah

“Kami memahami setiap rumah punya tantangannya sendiri. IKEA ingin membantu masyarakat menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan mereka agar hidup lebih seimbang,” ujar Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia.

Inspirasi penataan ruang kerja yang fleksibel ini dapat diakses melalui situs resmi ikea.co.id, aplikasi IKEA, serta seluruh toko fisik IKEA di Indonesia. Melalui penataan yang cermat, rumah tetap bisa menjadi tempat beristirahat yang nyaman sekaligus ruang produktif yang mendukung karier Anda. RAP