TeknoLyfe.com – SAN FRANCISCO, 1 Mei 2026 — Nura Studios resmi muncul ke publik dengan memperkenalkan Showcraft™, platform animasi berbasis AI yang dirancang untuk membantu studio game dan animasi mengubah aset lama menjadi serial episode maupun film animasi. Perusahaan ini didirikan oleh para veteran industri teknologi dan kreatif yang sebelumnya berkarier di Apple, Unity, Roblox, Adobe, hingga Disney.
Melalui pengumuman terbarunya, Nura Studios menyatakan bahwa platform Showcraft akan memasuki tahap Early Access mulai 19 Mei 2026. Platform ini dikembangkan untuk memanfaatkan karakter, lingkungan, serta aset produksi yang sudah dimiliki studio, kemudian mengubahnya menjadi format penceritaan episodik dengan bantuan model AI yang tetap mengutamakan karya manusia sebagai fondasi utama.
Berbeda dari alat AI generatif yang hanya mengandalkan prompt teks, Showcraft dibangun dengan pendekatan berbasis Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) milik kreator. Pendekatan tersebut diklaim memungkinkan hasil produksi tetap memiliki kedalaman emosional, identitas visual, dan nuansa artistik yang kuat tanpa terasa seperti konten yang sepenuhnya dibuat mesin.
CEO sekaligus salah satu pendiri Nura Studios, Sylvio Drouin, mengatakan bahwa industri game dan animasi saat ini membutuhkan cara baru untuk memperluas keterlibatan audiens tanpa harus memulai proses produksi dari nol.
“Studio dan penerbit game terus-menerus menemukan berbagai cara baru untuk melibatkan pemain dan mengembangkan dunia mereka, sedangkan studio animasi berupaya menghadirkan lebih banyak cerita dengan irama lebih tinggi,” kata Sylvio Drouin, CEO dan salah satu pendiri Nura Studios.
“Banyak sekali nilai kreatif yang sudah ada di berbagai dunia dan HAKI. Dengan Showcraft, tim-tim dapat memperluas karakter, lingkungan, dan aset produksi mereka menjadi penceritaan berbasis episode untuk memulai format baru bagi keterlibatan tanpa harus memulai dari awal. Berbeda dengan manusia, mesin tidak memiliki profesional berbakat. Showcraft diciptakan untuk memperkuat profesional berbakat.”
Showcraft sendiri dikembangkan sebagai platform produksi animasi terintegrasi yang menghubungkan proses pengembangan cerita, pra produksi, pembuatan visual dan suara, hingga penyuntingan akhir dalam satu lingkungan kerja. Dengan sistem berbasis AI yang telah disempurnakan, platform ini dirancang untuk memangkas hambatan produksi dan mempercepat proses kreatif tanpa menghilangkan kontrol kreator terhadap hasil akhir.
Nura menyebut bahwa salah satu fokus utama mereka adalah menjaga konsistensi visual dan narasi. Karena itu, sebagian besar kompleksitas AI ditempatkan di balik layar agar pengguna tetap dapat bekerja melalui alur yang intuitif dan mudah dikendalikan. Pendekatan ini dinilai penting untuk menghindari hasil visual generik yang kerap menjadi kritik terhadap teknologi AI generatif.
Selain mengembangkan platform, perusahaan juga membentuk Nura Atelier, studio kreatif internal yang akan memanfaatkan Showcraft untuk memproduksi serial episodik bersama sejumlah mitra terpilih. Studio ini diperkuat oleh profesional kreatif peraih Emmy Awards dan Academy Award di bidang penulisan, penyutradaraan, animasi, hingga pengisi suara.
Nura Studios juga menegaskan komitmennya terhadap perlindungan hak cipta dan manajemen HAKI. Di tengah meningkatnya kekhawatiran industri kreatif terhadap penggunaan AI, perusahaan berupaya menempatkan hak kepemilikan kreator sebagai bagian utama dalam proses produksi.
Dari sisi kepemimpinan, Nura Studios diisi oleh sejumlah nama berpengalaman di industri teknologi kreatif global. Sylvio Drouin sebelumnya menjabat sebagai Senior Vice President di Unity dan memimpin riset AI serta inovasi perusahaan. CTO Nura, Gabriele Farina, memiliki pengalaman lebih dari satu dekade dalam pengembangan arsitektur mesin Unity.
Sementara itu, salah satu pendiri lainnya, Stefano Corazza, PhD, dikenal sebagai Head of AI Research di Canva dan mantan pimpinan Roblox Studio serta divisi Augmented Reality Adobe. Tim kepemimpinan Nura juga diperkuat talenta dari Roblox, Adobe, Unity, Apple, Softimage, Canva, hingga Disney.
Untuk mendukung pengembangan platformnya, Nura Studios telah memperoleh pendanaan tahap awal dari iGlobe Partners, Fellows Fund, dan Shanda Ventures. Dana tersebut akan digunakan untuk memperluas ekosistem kreator, meningkatkan kemampuan produksi, serta mengembangkan infrastruktur jangka panjang untuk penceritaan berbasis episode.
Kehadiran Nura Studios menunjukkan bagaimana teknologi AI mulai diarahkan bukan hanya untuk menghasilkan konten otomatis, tetapi juga untuk memperkuat proses kreatif yang sudah ada. Dengan meningkatnya permintaan serial digital dan konten episodik di berbagai platform streaming, solusi seperti Showcraft berpotensi membuka peluang baru bagi studio game dan animasi dalam memperluas jangkauan HAKI mereka ke audiens yang lebih luas. RAP
























