
Teknolyfe.com – KUALA LUMPUR, 26 Mei 2026 — Zetrix AI Berhad bersama Shenzhen Data Exchange Co. Ltd. atau SZDEX mengumumkan rencana pembangunan platform perdagangan data lintaswilayah yang akan menghubungkan kawasan ASEAN dan Tiongkok.
Kolaborasi ini bertujuan membuka peluang monetisasi data secara aman sekaligus memperkuat ekosistem perdagangan data lintasnegara yang semakin terintegrasi di kawasan.
Melalui platform tersebut, pergerakan produk data antara ASEAN dan Tiongkok diharapkan dapat berlangsung lebih tertata, aman, dan sesuai regulasi yang berlaku di masing-masing wilayah.
Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital berbasis data di kawasan Asia.
ASEAN sendiri memiliki potensi besar dalam ekonomi data. Dengan populasi hampir 700 juta jiwa dan status sebagai salah satu kawasan ekonomi terbesar dunia, ASEAN dinilai menyimpan cadangan data yang sangat besar dengan nilai ekonomi yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Di sisi lain, Tiongkok sudah lebih dahulu memperlihatkan pertumbuhan signifikan di sektor perdagangan data. Nilai transaksi data di negara tersebut diperkirakan mencapai sekitar RMB 50 miliar sepanjang 2025.
Permintaan data terbesar datang dari perusahaan yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau AI untuk meningkatkan efisiensi bisnis mereka.
Melalui kerja sama ini, Zetrix AI dan SZDEX ingin mendorong ASEAN berkembang menjadi salah satu pusat perdagangan data global di masa depan.
Kedua perusahaan telah menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sumber daya data, perlindungan privasi, keamanan data, hingga pengembangan kebijakan dan inovasi teknologi terkait perdagangan data lintaswilayah.
Fokus Bangun Infrastruktur dan Arus Data Dua Arah
Kolaborasi Zetrix AI dan SZDEX akan difokuskan pada tiga bidang utama.
Pertama, kedua pihak akan membangun infrastruktur perdagangan data regional dan mengembangkan platform sirkulasi data yang terstandarisasi serta sesuai regulasi kawasan ASEAN.
Platform tersebut nantinya dilengkapi aturan perdagangan data, sistem pengendalian mutu, hingga mekanisme keamanan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing negara di kawasan.
Tujuannya adalah menciptakan integrasi dan sirkulasi data yang lebih efisien sehingga dapat menjadi tolok ukur pengembangan pasar elemen data di ASEAN.
Selain itu, kedua perusahaan juga akan mengkaji kebutuhan regulasi dan kelayakan pembentukan bursa data di ASEAN.
Fokus kedua adalah membangun sistem interkoneksi data ASEAN-Tiongkok yang mendukung arus data dua arah antarwilayah.
Dalam implementasinya, kerja sama ini akan mengintegrasikan berbagai sumber data berkualitas tinggi dari sektor pariwisata, perdagangan, pemerintahan, manufaktur, keuangan, hingga pertanian.
Untuk memastikan keamanan dan kepatuhan regulasi, sistem tersebut akan dilengkapi standar kepatuhan data, registrasi hak kepemilikan, hingga mekanisme penyelesaian transaksi data lintaswilayah.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem perdagangan data yang aman sekaligus efisien bagi perusahaan dan institusi di kedua kawasan.
Perkuat Ekosistem Digital ASEAN-Tiongkok
Selain membangun platform perdagangan data, Zetrix AI dan SZDEX juga ingin memperkuat kolaborasi ekosistem data lintaswilayah ASEAN-Tiongkok secara lebih luas.
Kedua pihak berencana menggelar berbagai kegiatan bersama seperti seminar, forum kerja sama, dan roadshow untuk mempertemukan pelaku industri, regulator, hingga pemangku kepentingan di sektor data digital.
Kolaborasi ini juga mencakup riset bersama untuk mengembangkan model bisnis baru dalam perdagangan data lintasnegara.
Berbagai aspek seperti tata kelola data, perlindungan privasi, keamanan data, regulasi perdagangan, hingga model operasional lintaswilayah akan menjadi bagian dari kajian bersama kedua perusahaan.
Melalui pendekatan tersebut, Zetrix AI dan SZDEX berharap dapat mendorong lahirnya standar industri baru untuk perdagangan data lintasnegara yang lebih aman, tepercaya, dan berkelanjutan.
Kedua perusahaan menegaskan bahwa keamanan data dan kepatuhan regulasi tetap menjadi fondasi utama seluruh inisiatif yang dijalankan.
Kerja sama ini juga memperkuat posisi Zetrix AI di tingkat global setelah perusahaan tersebut bergabung sebagai anggota pendiri sekaligus anggota dewan perdana World Data Organization dan menjadi perwakilan utama kawasan ASEAN.
Dalam beberapa tahun terakhir, Zetrix AI memang aktif memperkuat kerja sama teknologi antara ASEAN dan Tiongkok melalui berbagai proyek strategis.
Beberapa di antaranya mencakup pembentukan ASEAN China AI Lab, pengembangan blockchain Layer-1 Zetrix yang menjadi supernode internasional jaringan blockchain nasional Tiongkok Xinghuo, hingga peluncuran aplikasi kepabeanan ZTrade bersama General Administration of China Customs.
Perusahaan juga mengembangkan protokol kepercayaan berbasis blockchain Avatar untuk agen AI bersama Chinese Academy of Information and Communications Technology.
Berbagai langkah tersebut menunjukkan upaya Zetrix AI dalam memperkuat konektivitas digital ASEAN-Tiongkok sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan melalui teknologi berbasis AI dan blockchain. rap























