TeknoLyfe.com – Sekitar 5.000 diaspora Tionghua dari berbagai negara menghadiri upacara penghormatan kepada Kaisar Kuning Xuanyuan di Xinzheng, Provinsi Henan, pada 19 April 2026. Ritual tahunan ini digelar bertepatan dengan hari ketiga bulan ketiga kalender lunar.
Acara tersebut mengusung tema “Satu Akar, Satu Leluhur, Satu Asal; Damai, Rukun dan Harmonis” dan menjadi simbol persatuan masyarakat Tionghua di seluruh dunia.
Doa untuk Kemakmuran dan Perdamaian Dunia
Dalam upacara ini, para peserta bersama-sama menghormati Kaisar Kuning Xuanyuan yang diyakini sebagai leluhur budaya bangsa Tionghua. Mereka juga memanjatkan doa bagi kemakmuran negara serta perdamaian dunia.
Kaisar Kuning Xuanyuan dipercaya hidup sekitar 5.000 tahun lalu dan dianggap sebagai salah satu figur penting dalam pembentukan awal peradaban Tionghua.
Karena itu, ritual penghormatan yang digelar setiap tanggal 3 bulan 3 kalender lunar di kampung halamannya menjadi tradisi penting bagi warga Tionghua global untuk menelusuri asal-usul serta memperkuat identitas budaya.
Sembilan Prosesi Sakral dan Budaya
Upacara berlangsung melalui sembilan rangkaian prosesi, yaitu:
- Tembakan meriam kehormatan
- Persembahan karangan bunga
- Ritual cuci tangan dan penyalaan dupa
- Penghormatan bersama kepada leluhur
- Pembacaan doa penghormatan
- Menyanyikan lagu pujian
- Pertunjukan musik dan tari penghormatan
- Doa untuk bangsa
- Doa harmoni antara langit, bumi, dan manusia
Seluruh prosesi memadukan unsur tradisi kuno dengan sentuhan budaya modern.
Lagu Pujian hingga Pelepasan Merpati Perdamaian
Pada sesi lagu pujian, penyanyi dari daratan Tiongkok, Hong Kong, Makau, dan Taiwan bersama anak-anak membawakan lagu Hymn to the Yellow Emperor.
Sementara dalam sesi doa untuk bangsa, sebanyak 19 perwakilan diaspora Tionghua dari dalam dan luar negeri membubuhkan stempel tahun Bingwu pada lukisan lanskap. Tindakan simbolis ini mencerminkan harapan atas kedamaian dan kesejahteraan.
Sebagai penutup, sembilan tamu kehormatan menyalakan obor yang diiringi pelepasan burung merpati perdamaian serta balon harapan ke udara.
Digelar Serentak di Berbagai Negara
Acara ini diselenggarakan bersama oleh Pemerintah Provinsi Henan bersama sejumlah lembaga nasional Tiongkok.
Pada hari yang sama, komunitas Tionghua di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, Malaysia, dan Brasil juga menggelar upacara serupa secara serentak.
Simbol Persatuan di Tengah Tantangan Global
Selama bertahun-tahun, ritual penghormatan Kaisar Kuning berkembang menjadi salah satu simbol budaya paling berpengaruh di kalangan masyarakat Tionghua dunia.
Di tengah berbagai tantangan global saat ini, tradisi ribuan tahun tersebut menjadi lambang kebersamaan lintas negara sekaligus harapan akan masa depan yang damai, harmonis, dan sejahtera. RAP




















