TeknoLyfe.com – SINGAPURA, 6 Mei 2026 — ATxSummit 2026 kembali digelar di Singapura dan siap mempertemukan ribuan pemimpin global untuk membahas arah perkembangan kecerdasan buatan atau AI di Asia. Acara yang diselenggarakan oleh Infocomm Media Development Authority (IMDA) ini berlangsung pada 20–21 Mei 2026 di Capella Singapore.
Memasuki edisi keenam, ATxSummit diperkirakan dihadiri lebih dari 4.000 peserta dari lebih 50 negara. Forum ini menjadi ruang dialog strategis yang mempertemukan pemerintah, perusahaan teknologi, akademisi, hingga investor untuk membahas masa depan AI dan ekonomi digital.
Tahun ini, pembahasan ATxSummit berfokus pada lima tema utama, yakni:
- Peran sistem berbasis agen AI dalam mengubah dunia usaha
- Pemanfaatan AI untuk kepentingan publik dan dampak nasional
- Peran AI dalam penemuan ilmiah dan embodied intelligence
- Perubahan dunia kerja dan keterampilan di era AI
- Tata kelola AI dalam praktik
ATxSummit juga menghadirkan sejumlah tokoh global dari berbagai sektor. Dari kalangan pemerintahan dan organisasi internasional, hadir Presiden World Bank Group Ajay Banga dan Sekretaris Jenderal OECD Mathias Cormann.
Sementara dari dunia teknologi dan riset AI, sejumlah nama besar turut hadir, seperti Yoshua Bengio dari University of Montreal dan Dawn Song dari University of California, Berkeley.
Kalangan industri teknologi global juga ambil bagian dalam forum ini. Beberapa di antaranya adalah William Dally dari NVIDIA, David Zapolsky dari Amazon, Denise Dresser dari OpenAI, hingga Jane Sun dari Trip.com Group.
Selain itu, perusahaan dan institusi seperti Google, Grab, Salesforce, SAP, University of Tokyo, dan Tsinghua University turut berpartisipasi dalam berbagai sesi diskusi.
Kiren Kumar, Deputy Chief Executive IMDA, menilai AI kini telah berkembang menjadi bagian penting dari infrastruktur ekonomi global.
“Teknologi dan kolaborasi kini menjadi faktor utama dalam pertumbuhan ekonomi digital. AI tidak lagi terbatas di laboratorium, melainkan telah menjadi bagian dari infrastruktur ekonomi. Bagi Asia, perkembangan ini menghadirkan peluang nyata. Singapura berada di pusat jejaring Global-Asia dan bekerja sama dengan pemerintah, pelaku industri, serta kalangan riset untuk membentuk arah pengembangan dan pemanfaatan teknologi tersebut dalam praktik. Kita harus memastikan agar AI diterapkan secara bertanggung jawab, dalam skala besar, dan memberikan manfaat nyata. ATxSummit mempertemukan pemimpin global untuk merumuskan penerapan AI yang tepat bagi Asia dan dunia.”
Sebagai bagian dari rangkaian Asia Tech x Singapore (ATxSG), ATxSummit juga menghadirkan berbagai agenda lain seperti lokakarya teknis, forum antarpemerintah, pameran industri, hingga sesi jejaring bisnis.
Acara pembuka akan digelar melalui gala dinner di Gardens by the Bay yang dihadiri Presiden Singapura Tharman Shanmugaratnam. Menteri Pembangunan Digital dan Informasi Singapura Josephine Teo juga dijadwalkan memberikan sambutan utama.
Selain ATxSummit, konferensi dan pameran utama ATxEnterprise juga berlangsung pada 20–22 Mei 2026 di Singapore Expo dengan menghadirkan sekitar 700 peserta pameran dan 450 pembicara. Agenda pembahasannya mencakup investasi infrastruktur digital, konektivitas lintas negara, hingga penerapan AI yang bertanggung jawab. RAP




















