Beranda Lifestyle NOVI Health Klaim Model Perawatan Terpadu Tingkatkan Efektivitas Obat GLP-1

NOVI Health Klaim Model Perawatan Terpadu Tingkatkan Efektivitas Obat GLP-1

TeknoLyfe.com – NOVI Health menyatakan model perawatan terpadu yang menggabungkan obat GLP-1 dan pendampingan digital mampu membantu menutup kesenjangan antara hasil uji klinis dan penerapan terapi di dunia nyata.

Dalam studi terbaru, pendekatan tersebut disebut menghasilkan rata-rata penurunan berat badan hingga 14,7% dalam 18 bulan pada populasi Asia multietnis.

Hasil Dunia Nyata Sering di Bawah Uji Klinis

Obat GLP-1 mulai menjadi pilihan populer dalam penanganan obesitas. Namun dalam praktik sehari-hari, hasil terapi kerap lebih rendah dibandingkan studi klinis besar.

Rata-rata penurunan berat badan di dunia nyata disebut hanya sekitar 9% dalam 12 bulan, sementara uji klinis seperti STEP 1 Trial mencatat penurunan hingga 15%.

Kesenjangan ini dipengaruhi sejumlah faktor seperti:

  • Tingginya angka penghentian terapi
  • Penggunaan dosis yang belum optimal
  • Minimnya dukungan perubahan perilaku
  • Pendampingan pasien yang terbatas

Studi Melibatkan 708 Peserta

Penelitian yang telah melalui proses peer-review dan dipublikasikan di International Journal of Obesity dilakukan bersama Saw Swee Hock School of Public Health dan National University of Singapore.

Studi ini melibatkan 708 orang dewasa yang mengikuti program NOVI Optimum Plus, layanan penanganan obesitas yang dipimpin dokter.

Program tersebut menggabungkan:

  • Obat agonis reseptor GLP-1
  • Pendampingan digital berbasis aplikasi
  • Dukungan perubahan gaya hidup personal

Penurunan Berat Badan Capai 14,7%

Hasil utama penelitian menunjukkan:

  • Rata-rata penurunan berat badan 12,7% dalam 12 bulan
  • Rata-rata penurunan berat badan 14,7% dalam 18 bulan

Angka tersebut diklaim mendekati hasil uji klinis dan melampaui capaian terapi GLP-1 pada praktik umum.

Pendampingan Digital Beri Dampak Signifikan

Studi juga menegaskan bahwa keberhasilan terapi tidak hanya ditentukan obat.

Peserta yang aktif menggunakan platform digital NOVI memperoleh hasil lebih baik dibanding peserta yang kurang aktif, yaitu:

  • Tambahan penurunan berat badan 2,0–2,2 poin persentase
  • Penurunan BMI lebih besar sekitar 0,72 kg/m²
  • Tambahan penurunan tekanan darah sistolik hingga 2,9 mmHg

Temuan ini menunjukkan pentingnya dukungan perilaku dan monitoring berkelanjutan dalam terapi obesitas.

Respons Berbeda Tiap Etnis

Penelitian dilakukan pada populasi multietnis, terdiri dari:

  • 45% Asia Timur
  • 27% Eropa
  • 13% Asia Selatan
  • 10% Asia Tenggara

Hasilnya menunjukkan variasi respons terapi cukup signifikan.

Peserta keturunan Asia Timur dan peserta dengan hiperglikemia cenderung mengalami penurunan berat badan lebih rendah. Sementara peserta keturunan Eropa dan kelompok etnis campuran mencatat hasil lebih tinggi.

Menurut Sue-Anne Toh, pendekatan seragam dalam terapi GLP-1 belum tentu efektif untuk populasi Asia.

Dampak Metabolik Lebih Luas

Selain penurunan berat badan, peserta studi juga mengalami:

  • Penurunan tekanan darah sistolik sekitar 12 mmHg
  • Penurunan persentase lemak tubuh sekitar 9%
  • Penurunan rasio pinggang-pinggul dari 0,83 menjadi 0,80
  • Penurunan HbA1c sekitar 0,6%

Masa Depan Penanganan Obesitas

NOVI Health menilai kombinasi obat GLP-1, pendampingan digital, dan personalisasi terapi dapat menjadi model baru dalam penanganan obesitas, khususnya di Asia yang memiliki karakteristik metabolik berbeda dengan populasi Barat. RAP