TeknoLyfe.com – SINGAPURA, 29 April 2026 — Coda kembali memperkuat upaya pencegahan penipuan digital melalui fase terbaru kampanye “Guard Your Game”. Dua bulan setelah peluncuran perdananya, perusahaan monetisasi dan distribusi konten digital ini menghadirkan video baru yang akan disebarluaskan di berbagai kanal media sosial di Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Singapura.
Kampanye ini didukung oleh Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia/Badan Ekonomi Kreatif (EKRAF), dan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para pemain gim, terhadap ancaman penipuan daring yang semakin kompleks.
Dalam video terbaru tersebut, Coda kembali menghadirkan Codee, maskot kampanye yang dirancang untuk menyampaikan pesan keamanan digital بطريقة yang lebih ringan dan mudah dipahami. Melalui pendekatan visual dan narasi yang sederhana, Codee memberikan panduan praktis agar pemain gim dapat mengenali serta menghindari berbagai modus penipuan yang sering terjadi saat melakukan transaksi digital.
Peluncuran ini merupakan kelanjutan dari kampanye “Guard Your Game” yang pertama kali diperkenalkan pada Februari 2026. Pada fase awal, Coda telah merilis berbagai materi edukasi, termasuk Buku Panduan “Jaga Akunmu” versi Bahasa Indonesia serta fitur Pengecekan Domain untuk Keamanan Daring. Kedua inisiatif tersebut dirancang untuk membantu pengguna memverifikasi keaslian situs sebelum melakukan transaksi.
Video terbaru ini melanjutkan pendekatan edukatif tersebut dengan fokus pada situasi yang sering dihadapi gamer. Beberapa contoh yang diangkat antara lain notifikasi hadiah yang tiba-tiba muncul, tautan mencurigakan, hingga situs palsu yang meniru platform tepercaya seperti Codashop. Melalui ilustrasi tersebut, pengguna diharapkan lebih waspada terhadap berbagai taktik penipuan yang semakin canggih.
Selain itu, Coda kembali menekankan pentingnya penggunaan fitur Pengecekan Domain untuk Keamanan Daring yang dapat diakses melalui situs resmi mereka. Fitur ini memungkinkan pengguna memastikan apakah sebuah situs benar-benar asli sebelum melakukan interaksi atau transaksi, sehingga dapat meminimalkan risiko menjadi korban penipuan.
Ancaman penipuan digital di Asia Tenggara sendiri terus menunjukkan tren peningkatan. Data dari laporan State of Scams in Southeast Asia 2025 yang dirilis oleh Global Anti-Scam Alliance (GASA) mengungkapkan bahwa hampir dua pertiga orang dewasa di Indonesia pernah mengalami upaya penipuan dalam satu tahun terakhir. Dari jumlah tersebut, satu dari tiga orang dilaporkan menjadi korban.
Kerugian yang ditimbulkan pun tidak kecil. Di Indonesia saja, total kerugian akibat penipuan digital diperkirakan mencapai Rp49 triliun atau sekitar US$3,3 miliar dalam 12 bulan terakhir. Modus yang paling umum meliputi peniruan identitas, klaim hadiah palsu, serta tautan phishing yang menyasar platform pembelian digital.
Liz Adam, VP Corporate Affairs Coda, menegaskan bahwa kampanye ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan transaksi yang aman. Ia mengatakan:
“Di Coda, komitmen kami terhadap transaksi yang aman dan terpercaya berjalan seiring dengan upaya kami menghadirkan pengalaman terbaik bagi para pemain gim. “Guard Your Game” merupakan wujud nyata dari komitmen tersebut. Seiring dengan terus berkembangnya modus penipu, pendekatan kami dalam mengedukasi dan melindungi konsumen juga harus terus beradaptasi. Video ini merupakan langkah yang dirancang secara strategis untuk menjangkau para pemain gim di platform yang mereka gunakan, sekaligus menumbuhkan kewaspadaan berkelanjutan terhadap berbagai ancaman penipuan. Kami ingin setiap pemain dapat bertransaksi dengan percaya diri, serta memahami dengan jelas langkah yang perlu diambil ketika menemukan hal yang mencurigakan.”
Dukungan dari pemerintah Indonesia juga menjadi bagian penting dalam kampanye ini. Muhammad Neil El Himam, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (EKRAF), menilai kolaborasi ini sebagai contoh nyata sinergi antara sektor publik dan swasta.
“Keberlanjutan kampanye Guard Your Game ini adalah contoh kuat bagaimana industri dan pemerintah dapat bekerja sama untuk membangun lingkungan digital yang lebih aman bagi pengguna. Seiring dengan terus berkembangnya ekonomi kreatif Indonesia, terdapat urgensi yang semakin meningkat untuk melindungi konsumen, termasuk komunitas gim. Kami mengapresiasi pendekatan kreatif Coda dalam menghadirkan kembali Codee sebagai maskot utama untuk meningkatkan kesadaran tentang keamanan dalam gim daring. Upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran konsumen seperti ini sangat penting dalam membangun kepercayaan yang dibutuhkan agar sektor ekonomi kreatif dapat terus berkembang. Dengan mengadaptasi inisiatif regional ini ke dalam konteks lokal, kampanye ini memastikan bahwa pesan-pesan penting mengenai keamanan digital dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas hingga ke tingkat komunitas, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam melindungi para pemain gim dan seluruh pengguna baik di Indonesia maupun di seluruh Asia Tenggara.”
Melalui pendekatan yang lebih visual dan mudah diakses, kampanye ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak pengguna, khususnya generasi muda yang aktif di platform digital. Dengan meningkatnya kesadaran dan pemahaman, risiko penipuan dapat ditekan, sekaligus menciptakan ekosistem digital yang lebih aman.
Ke depan, Coda berkomitmen untuk terus mengembangkan inisiatif edukasi yang relevan dengan perkembangan modus penipuan. Kampanye “Guard Your Game” menjadi salah satu langkah konkret dalam menjaga keamanan pengguna, sekaligus mendukung pertumbuhan industri gim dan ekonomi digital di Asia Tenggara yang semakin pesat. RAP























